Aplikasi untuk menggambar adalah sebuah program gambar gratis untuk anak-anak dengan pilihan banyak baik. Anda dapat menggambar dengan pena yang berbeda, Anda dapat menempatkan perangko pada gambar Anda, membuat semua jenis efek teks, dan banyak lagi. Program ini cocok untuk anak-anak yang sangat muda dan memiliki modus anak terutama bagi mereka. Tetapi juga menyediakan banyak menyenangkan untuk anak-anak yang lebih tua. Hal ini digunakan oleh ratusan ribu anak-anak di seluruh dunia. Cara terbaik untuk melihat apa yang mungkin adalah dengan hanya men-download dan menginstalnya. Ingat, itu gratis. 
Figure 5. Drag and Drop Activity Lastly, the reading activity is designed to enforce the Phonic Reading Technique with the application of the Multisensory Approach. Children need to read the given passage and be guided with pre-recorded voice using the correct Phonic Reading Technique. Users have to link their voice, ears, and eyes to perform this activity. IV. RESULT & FINDING In order to evaluate the interface design and usability aspect of the application, Hueristic Evaluation is conducted. Heuristic Evaluation is an informal usability analysis and it is recommended to be done with between three and five evaluators to view the interface design and give their comments [21]. The evaluators should be experts in Human Computer Interaction (HCI) and other similar project areas. For this study, this evaluation is performed by multimedia lecturers from the Computer Science Department and IT undergraduates who are pursuing a course in HCI (Multimedia). The reason of choosing those students as evaluators is to acquire their feedbacks and comments based on their theoretical and practical knowledge in HCI.Their task is to look into the adaptation of learning strategies and multimedia content in “Bijak Membaca”. They are given a set of questionnaires that consists of five sections. The criteria that need to be evaluated are i) content and structure (adaptation of phonic reading and Multisensory Approach), ii) interface design, sound, navigation (multimedia elements), and iii) general feedback about the application. The scale used is from 1 to 5. Table 1 shows the scale with the description that is included in the questionnaires. TABLE 1: RANK OF ANSWERS Rank Value Strongly Agree 5 Agree 4 Neutral 3 Disagree 2 Strongly Disagree 1 Figure 6 shows the result of the Heuristic Evaluation based on the content and feedback on structure. The result shows that most of the evaluators agree that this application is well designed with understandable content (mean=4.67) and reading technique (mean= 4.5), and suitable multisensory activities (mean=4.83). Figure 6. Result of Heuristic Evaluation on Content and Structure Based on the feedback shown in Figure 7, multimedia elements are designed and integrated very well as most of them agree with the interface design (mean=4.67), sound (mean=4.73), and navigation (mean=4.1) of the application. Figure 7. Result of Heuristic Evaluation on Multimedia Interactivity General feedback results (refer to Figure 8) obtained from this evaluation show that “Bijak Membaca” is accepted as an interesting (mean=4.33), user-friendly (mean=4.00), and attractive (mean=4.33) tool. It is also evaluated as valuable (mean=4.67) and supportive (mean=4.67). 2012 IEEE Colloquium on Humanities, Science & Engineering Research (CHUSER 2012), December 3-4, 2012, Kota Kinabalu,Sabah, Malaysia557
These free phonics worksheets may be used independently and without any obligation to make a purchase, though they work well with the excellent Phonics DVD and Phonics Audio CD programs developed by Rock 'N Learn. You are not required to register in order to use this site. These free phonics worksheets and lesson extensions are provided to you compliments of Rock ’N Learn with our sincere desire that they assist students and raise awareness of other Rock ’N Learn programs.

KALO MASIH BILANG BELAJAR BACA BIKIN STRES BERARTI GA KENAL ABACA. Coba cek situs The American Institute of Stress (Stress.org) ditemukan 50 tanda stres, bbrp di antaranya sakit kepala, badan gemetar tak terkendali, keluar keringan dingin, gugup, dll. Bandingkan dg gejala anak yg bermain abaca, seperti putra bunda Widi. Sebelumnya putra Bunda Widi ini kalo diminta belajar jagonya ngeles, dikit2 bilang, "adek capek Bu." Tapi lain ceritanya setelah kenal abaca, Bunda Widi kerasa kena karma nih. Sekarang, gantian deh yg bilang capek. Putra Bunda Widi nagih terus main abaca ga kenal lelah, sampe capek bunda Widi karena diminta main abaca melulu. Selain putra Bunda Widi ada lagi, Andro, yg bangun tidur, bukannya cuci muka, malah langsung nyari abaca dan main *tepok jidat :p Itu baru 2 contoh Bunda, ada sekitar seribuan testimoni spt ini yg bikin anak cepat nyantol dan bersemangat belajar. Bandingkan gejala anak yg kecanduan belajar pake abaca dg orang stres, tak ada satu pun ditemukan gejala spt yg disebutkan dalam situs American Institute of Stress. Anak2 malah hepi, dan nodong bundanya main abaca terus sampe capek. Sama sekali tidak menunjukkan gejala stres. Kalo Plato masih hidup, beliau akan merekomendasikan abaca deh. Pendidikan paling efektif adalah jika anak2 bermain dg hal2 yg benar2 dia sukai. (Plato). Kenapa abaca ajaib? Karena huruf2nya diklasifikasikan sedemikian rupa ke dalam box2nya. Shg materi huruf yg kompleks dan abstrak, menjadi sederhana dan mudah. Ditambah lagi dg gamenya yg beragam dan tingkat kesulitannya terukur. Tapi tetap ya bunda, tes dl kesiapan anak sebelum belajar membaca agar hasilnya maksimal. ABACA FLASHCARD TIDAK DIJUAL DI TOKO BUKU / MAINAN. Copas by FB Bunda Halimah Masjhur Info Abaca silahkan hubungi Marketer Resmi Abaca Flashcard Harlina 085878491586
In the field of beginning reading, there are two basic schools of thought in the U.S. today. One emphasizes "whole language" teaching, which relies on teaching a lot of reading; the other emphasizes phonics, teaching how letters and syllables correspond to sounds. Phonics instruction may be especially difficult in English, since English has the most difficult spelling of any Western language. Consider the various ways we create the f *sound in *cough, photo, *and *giraffe, or the sh sound in special, issue, vicious, *and *portion, or the k sound in tack, quite, and shellac, and how we pronounce the o in do, core, lock, *and *bone, or the ea in lead, ocean, idea, and early. Teaching phonics obviously isn't an easy job, but it's probably an important one.
Kita tidak akan dapat mengajari anak membaca apapun, jika hanya disodori buku/kartu saja, tanpa diberitahu tahu cara membacanya, dan bagaimana 'bunyi' masing2 huruf jika bertemu huruf lainnya. Atau istilah kerennya ilmu 'fonik'. Semua perlu tahapan. Jika tahapan keliru, atau salah urutan, maka pendekatannya kurang berhasil dan dapat menimbulkan efek 'trauma' atau 'sebel'. Sepintar apapun pembimbing, amat memerlukan media yg bagus, agar efek dari belajar tidak menimbulkan trauma pada anak. Tapi sebaliknya dapat menimbulkan kecanduan sampai2 anak tahan belajar dalam waktu 2 jam non stop.
Dalam perkembangannya multimedia memiliki peranan dalam kehidupan manusia terutama pada anak-anak. Perkembangan teknologi multimedia membuka potensi besar dalam perubahan cara belajar, cara memperoleh informasi dan sebagainya. Demikian pula bagi para anak-anak,dengan adanya aplikasi multimedia interaktif diharapkan mereka akan lebih mudah menentukan dengan cara apa dan bagaimana menyerap informasi yang disampaikan secara cepat dan efisien. Sumber informasi dan ilmu yang mereka peroleh tidak lagi hanya terpaku pada buku tetapi lebih luas dan beraneka ragam. Apalagi dengan adanya jaringan internet yang akan membuat kemudahan dalam memperoleh informasi yang diperlukan.
On the other hand, there is such a thing as too much phonics instruction. We have seen prekindergarten and kindergarten classrooms in which the better part of the day is focused on letter-sound instruction (and often in a manner inconsistent with what research would recommend). This is problematic because it leaves insufficient time for many other important areas of development. For example, vocabulary and concept knowledge, which are strong predictors of long-term reading and writing success, also need attention. In fact, vocabulary knowledge affects word-reading development. We sometimes cannot even know whether we have read a word accurately unless we already have the word in our vocabulary. Is the word lemic pronounced with a short e, like lemon, or a long e, like lemur? Unless you already know this word, you aren’t sure. For children trying to learn to read words with low vocabulary knowledge, such uncertainty is common.
Bunda ingin memberikan pengalaman luar biasa ketika anak2 belajar hijaiyah spt Ara? Gunakan abaca flashcard agar setelah selesai belajar, anak masih memiliki kecintaan thd belajar, bukan malah trauma. Buktikan pada anak2 bahwa belajar itu adalah aktivitas menyenangkan. Sisihkan waktu Anda utk anak sebagai bentuk kepedulian thd masa depan pendidikan mereka. Ingat, pendidikan adalah paspor masa depan. Dan sekaranglah saatnya mempersiapkan anak2 Bunda agar mendapatkan pendidikan terbaik dg media abaca flashcard.
is a free tutorial that uses cartoons and sounds with audio narration and clickable words to teach phonics. This method teaches just basic phonics concepts without struggle or frustration and includes rules for vowels, consonants, and blends along with practice pages. These pages were created to make it easy and fun for new readers -- children or adults -- to navigate through the lessons. So we invite students, along with parents and school teachers, to click and hear words while enjoying the pictures.
Kami menemui 11 kajian yang menepati kehendak ulasan ini. Kajian ini melibatkan 736 respoden. Jumlah bukti untuk setiap kemahiran literasi adalah pebagai, iaitu kira‐kira 10 kajian untuk ketepatan membaca perkataan dan hanya satu kajian untuk kefasihan membaca nonword atau ‘bukan kata benar’ ( huruf yang disusun untuk membentuk perkataan yang tidak wujud).
isvankids memberikan sebuah kurikulum aktifitas yang lengkap untuk menginspirasi anak-anak dengan permainan terbaik. Kegiatan belajar dan bermain bersama isvankids merupakan sebuah langkah awal untuk anak-anak Anda dalam mencapai kesuksesan mereka di masa depan. Aktivitas belajar yang interaktif menjadi dasar kami dalam melatih dan Meningkatkan kemampuan anak Anda untuk dapat berkomunikasi secara efektif.
Modal saya cuma 1, yaitu buku magic ini: “The Ordinary Parents Guide to Teaching Reading” dan sekarang untuk yang non native seperti kita nih WNI, sudah tersedia versi audionya, jadi lebih mudah lagi ngajarnya kan :-). Nah, kenapa saya bilang magic? karena bukunya benar-benar super simple untuk non native seperti saya dan bukan guru beneran yang nggak pernah sekolah PG 🙂 but I can successfully teach my kids how to read, write and speak in English!
Most poor readers tend to rely so heavily on one reading strategy, such as the use of context and picture clues, that they exclude other strategies that might be more appropriate. To become skilled, fluent readers, children need to have a repertoire of strategies to draw on. These strategies include using a knowledge of sound-spelling relationships — in other words, an understanding of phonics. In addition, research has shown that skilled readers attend to almost every word in a sentence and process the letters that compose each of these words.
BERSIKAP SOPAN BERSAMA ABACA Banyak ibu2 baru yg kaget saat menemukan anaknya yg tadinya manis kok tahu2 jadi 'nakal' ya?Jadi suka memukul, jadi suka berteriak2 ga sopan, dll. Umumnya sifat semacam itu muncul saat anak menginjak usia 2 tahun. Itulah sebabnya pendidikan karakter sejak dini amatlah penting untuk menghilangkan kebiasaan buruk anak. Saat anak memukul wajah ibu, maka pegang tangannya, lalu pelan2 sentuhkan ke wajah kita sambil berkata, "Sayang... Ade sayang bunda. Sayang." Agar si kecil mengubah pukulan menjadi usapan lembut di pipi sebagai simbol sayang. Tapi bagaimana cara menghadapi anak teriak2 minta sesuatu spt kehilangan sopan santun? Salah satu pendekatan yang bisa dilakukan orang tua adalah menemani mereka belajar. Bimbing dia belajar sambil menyisipkan ajaran dan contoh contoh sikap sopan. Kalau anda sedang belajar dengan si kecil menggunakan media Abaca Flash Card, ada beberapa sikap sopan yang bisa bunda ajarkan sambil menemaninya: 1. Berkata Maaf Anak, apalagi masih dalam usia dini, mungkin dia belum tau kapan harus berkata Maaf ini. Bunda ajarkan misalnya saat anak salah mengucap suku kata dalam kartu, bunda bisa berkata "Maaf ya, Sayang. Adek belum dapat es krim, yuk coba lagi." Nah hal ini mengajarkan anak bersikap sopan saat ada orang yang belum benar melakukan kesalahan sehingga tidak menyinggung orang lain. 2. Berkata "Tolong" Contoh kecil, saat selesai bermain Abaca, bunda bisa berkata pada si kecil "Sayang, tolong masukin kartu ini pada box nya ya..." Hal ini mengajarkan anak untuk bersikap sopan dalam meminta seseorang untuk melakukan sesuatu. Jadi tidak ada lagi kata kata kasar ya bun... 3. Berkata "Terima Kasih" Nah, ini yang penting juga. Ucapan terima kasih. Bunda bisa bilang "Terimakasih ya Sayang, adek sudah merapikan Abaca dan menaruh di tempatnya". Dengan begitu anak akan tahu arti terima kasih dan kapan menggunakannya. Nah itu hanya sebagian dari sekian banyak ucapan dan sikap sopan anak yang bisa bunda ajarkan pada si kecil melalui permainan Abaca. Selain anak bisa membaca dengan media ramah otak ini, Abaca pun bisa jadi sarana yang tepat untuk mengajarkan anak belajar bersikap sopan. Selamat bersenang-senang

Emak2 itu suka dilema, dan kadang mengambil keputusan buruk karena tidak mau ambil resiko. Contoh nih kalo liat kerjaan rumah yang numpuk belum lagi berantakan dimana2, eh tiba2 anak2 mau bantuin tuh bikin dilema banget. Gimana ngga? Klo anak2 ikut bantuin mereka bisa sekalian belajar tp nantinya bukannya cepet selesai malah tambah lama dan kurang oke hasilnya. Padahal perbuatan semacam itu, bikin anak2 malah akhirnya malas membantu. Karena sering dilarang sih.
×