^ "National Reading Panel (NRP) – Publications and Materials – Summary Report". National Institute of Child Health and Human Development. (2000). Report of the National Reading Panel. Teaching children to read: An evidence-based assessment of the scientific research literature on reading and its implications for reading instruction (NIH Publication No. 00-4769). Washington, DC: U.S. Government Printing Office. 2000. Archived from the original on 2010-06-10.

There has been a resurgence in interest in synthetic phonics in recent years, particularly in the United Kingdom. The subject has been promoted by a cross-party group of Parliamentarians, particularly Nick Gibb MP. A recent report by the House of Commons Education and Skills Committee called for a review of the phonics content in the National Curriculum. The Department for Education and Skills since announced a review into early years reading, headed by Sir Jim Rose, formerly Her Majesty's Inspector and Director of Inspection for Ofsted (Office for Standards in Education, UK.)
Yang terpenting adalah menumbuhkan karakter dan semangat lewat olahraga. Semangat olahraga adalah persaingan sehat. Setiap kompetisi olahraga mempunyai aturan yang jelas. Semua pihak yang terlibat harus mematuhi peraturan, menghormati otoritas dan bersaing secara adil. Anak-anak harus mengikuti peraturan, menghormati keputusan wasit dan bersikap adil, agar mereka tumbuh menjadi sosok yang jujur dan adil dalam kehidupan sehari-hari.
The need to explicitly teach letter-sound relationships in U.S. classrooms is settled science.1 However, too often such instruction is not provided in the most efficient or effective way. These instructional missteps mean that fewer children will develop strong word-reading skills. In addition, ineffective phonics instruction is likely to require more class time and/or later compensatory intervention, taking time away from the growth of other important contributors to literacy development. We have encountered many dozens, if not hundreds, of phonics faux pas. In this article, we focus on seven in early reading instruction that deserve our serious attention.

JANGAN DIBACA INFORMASI INI!! Karena bila dibaca dan Anda memutuskan untuk membeli produk ABACA Flashcard untuk buah hati, maka akibatnya bisa FATAL... Buah hati anda akan kecanduan BELAJAR karena game seruuu di ABACA Bisa baca kata sederhana dalam waktu singkat...bisa bhs. inggris grammar sederhana..bisa tahu hijaiyah.... ABACA Flashcard menggunakan metode aritmatika suku kata yang disusun secara sistematis dan dikemas dengan permainan yang seru dan mendebarkan Sehingga banyak anak-anak yang terjangkit VIRUS BELAJAR karena ABACA.. LuAARr Biasaa.... Ambil keputusan sekarang juga Bunda.. Hubungi saya sebagai Agen Resmi Abaca karena ABACA hanya bisa didapatkan di agen dan distributor resmi.. By bunda Rovi' Nur Andriawati Silakan Hub agen & marketer resmi ABACA Harlina 085878491586
Kami menemui 11 kajian yang menepati kehendak ulasan ini. Kajian ini melibatkan 736 respoden. Jumlah bukti untuk setiap kemahiran literasi adalah pebagai, iaitu kira‐kira 10 kajian untuk ketepatan membaca perkataan dan hanya satu kajian untuk kefasihan membaca nonword atau ‘bukan kata benar’ ( huruf yang disusun untuk membentuk perkataan yang tidak wujud).
Banyak bahan-bahan rujukan yang mudah dilayari online dan percuma, bentuk aktiviti bersesuaian mengikut umur serta minat anak anda yang akan dapat membantu. Pastikan aktiviti yang dipilih adalah bagi tujuan anak anda belajar mengenali nama dan sebutan huruf dalam abjad sahaja dulu (bukan aktiviti rangkaian lagu-lagu ABC Phonics).  Sila layari laman-laman seperti contoh dibawah;
Pembelajaran bahasa asing yg paling efektif adalah dg langsung praktik, bukan pasif. Seperti bayi yang selalu diajak ngobrol oleh orangtuanya langsung. Bahkan bayi bule usia 3 tahun sudah tahu cara menerapkan tensis (penggunaan verba yg berubah dg variabel waktu) spt present tense, future tense, past tense meski ga paham grammar. Bandingkan dg anak yg belajar bahasa Inggris di sekolah, selama 3 tahun di SMP masih belum bisa bicara dalam bahasa Inggris, masih kalah dg bayi bule usia 3 tahun? Artinya pendekatan belajar bahasa asing yg dilakukan di sekolah kurang tepat karena bersifat pasif (anak tidak diajak ngobrol) shg anak2 tidak dapat mempraktikkannya.
×